Kilap Memukau atau Doff yang Tenang?

keramik glossy vs keramik doff

Dalam perjalanan membangun rumah impian, ada satu fase keputusan yang sering membuat pemilik rumah termenung berjam-jam di toko bangunan. Bukan soal memilih warna—karena biasanya kita sudah punya bayangan, misalnya “mau warna krem” atau “mau abu-abu”.

Dilema sebenarnya muncul saat staf toko bertanya: “Mau yang permukaannya mengkilap (glossy) atau yang tidak mengkilap (matte/doff), Pak/Bu?”

Sekilas, ini terdengar seperti pertanyaan selera semata. Suka yang “kinclong” ala lobi hotel, atau suka yang kalem ala kafe kekinian? Namun, jika kita gali lebih dalam, perbedaan finishing permukaan ini bukan sekadar soal gaya. Ini adalah keputusan tentang bagaimana Anda akan menjalani hidup di atas lantai tersebut selama belasan tahun ke depan.

Keputusan ini memengaruhi segalanya: mulai dari seberapa luas ruangan terasa, seberapa sering Anda harus mengepel, hingga seberapa aman anak-anak Anda berlarian. Mari kita bedah pertarungan dua kubu ini secara jujur dan transparan.

Tim Glossy: Pesona Sang Primadona

Mari kita mulai dengan si populer: Glossy (Polished/Mengkilap). Tidak bisa dipungkiri, lantai yang berkilau memiliki daya pikat magis. Ada alasan psikologis mengapa istana, hotel bintang lima, dan ruang pameran mobil menggunakan lantai high-gloss.

  1. Manipulasi Ruang dan Cahaya Kekuatan super lantai glossy adalah sifat reflektifnya yang mirip cermin. Ia memantulkan cahaya—baik dari lampu maupun sinar matahari—ke seluruh penjuru ruangan. Efeknya instan: ruangan yang kecil dan agak gelap akan terasa jauh lebih terang, terbuka, dan lapang. Bagi Anda yang memiliki ruang tamu terbatas, lantai glossy adalah trik visual terbaik untuk “membesarkan” ruangan tanpa merobohkan dinding.
  2. Kesan Mewah Instan Kilau diasosiasikan dengan kebersihan dan kemewahan. Lantai glossy memberikan sentuhan glamor dan formal. Noda debu atau tanah mungkin terlihat, tapi begitu dipel, kepuasan melihat lantai yang “cling” itu sulit ditandingi.

Namun, ada harga yang harus dibayar: Lantai glossy itu “jujur”. Ia tidak bisa menyembunyikan apa pun. Jejak kaki berminyak, sisa uap air pel, hingga goresan halus akibat gesekan furnitur akan terlihat jelas jika terkena pantulan cahaya.

Ini menuntut Anda menjadi pemilik rumah yang rajin. Selain itu, faktor licin adalah isu utama. Setetes air di atas lantai glossy bisa menjadi bahaya serius bagi lansia atau balita.

Tim Matte: Si Kalem yang Berkarakter

Di sisi lain ring tinju, ada penantang yang kian naik daun dalam satu dekade terakhir: Matte (Doff/Unpolished). Jika glossy berteriak “Lihat aku!”, maka matte berbisik “Rasakan aku.” Gaya desain modern, industrial, Scandinavian, hingga Rustic sangat memuja finishing ini.

  1. Tekstur yang Membumi Lantai matte menyerap cahaya, bukan memantulkannya. Ini menciptakan suasana yang hangat, tenang, dan cozy. Tidak ada silau (glare) yang mengganggu mata. Permukaannya terasa lebih natural di telapak kaki, memberikan sensasi pijakan yang mantap dan tidak dingin.
  2. Sahabat “Kaum Mager” Kelebihan terbesar lantai matte adalah kemampuannya menyamarkan kotoran. Debu, bercak air yang mengering (watermarks), atau goresan kecil tidak akan terlihat mencolok seperti pada lantai glossy. Lantai ini sangat “pemaaf” bagi Anda yang memiliki hewan peliharaan atau tidak sempat mengepel setiap hari.
  3. Keamanan Nomor Satu Dengan tekstur yang lebih kesat, lantai matte memberikan traksi (cengkeraman) yang jauh lebih baik. Inilah mengapa lantai matte adalah pilihan wajib untuk area basah seperti kamar mandi, dapur, dan teras.

Apa kekurangannya? Lantai matte tidak memberikan efek memantulkan cahaya, sehingga di ruangan yang kecil dan minim jendela, ia bisa membuat suasana terasa sedikit “berat” atau gelap jika Anda salah memilih warna. Selain itu, pada beberapa jenis tekstur yang terlalu kasar, kotoran bisa terselip di pori-pori mikro, sehingga kadang membutuhkan sikat untuk membersihkannya secara tuntas.

Jalan Tengah: Satin dan Lappato

Dunia tidak selalu hitam putih. Bagaimana jika Anda menginginkan kelembutan matte tapi dengan sedikit kilau mewah glossy? Industri keramik menjawabnya dengan inovasi finishing hibrida: Satin atau Lappato (Semi-Polished).

Permukaan ini memiliki tekstur halus seperti sutra. Ia tidak memantulkan bayangan cermin yang tajam seperti glossy, tapi mampu memendarkan cahaya dengan lembut (soft glow). Ini adalah solusi kompromi yang jenius: cukup mewah untuk ruang tamu, tapi cukup aman dan tidak terlalu licin untuk area keluarga. Noda tidak terlalu terlihat, tapi kilaunya tetap ada.

Strategi Kombinasi: Tidak Harus Memilih Salah Satu

Siapa bilang satu rumah harus menggunakan satu jenis finishing saja? Desain interior modern justru merayakan keberagaman tekstur.

Anda bisa menerapkan strategi Zonasi Tekstur:

  • Gunakan Glossy di area representatif (Ruang Tamu & Ruang Makan Formal) untuk memberikan efek “wow” pada tamu.
  • Gunakan Matte di area privat dan kerja (Kamar Tidur, Dapur, & Kamar Mandi) untuk kenyamanan dan keamanan.

Bahkan, Anda bisa bermain kontras di satu ruangan. Bayangkan dinding kamar mandi yang menggunakan keramik glossy (agar mudah dilap dan memantulkan cahaya lampu), dipadukan dengan lantai matte (agar tidak licin).

Kontras antara dinding yang berkilau dan lantai yang doff justru menciptakan dimensi visual yang kaya dan tidak membosankan.

Dengarkan Gaya Hidup Anda

Pada akhirnya, perdebatan antara glossy dan matte tidak memiliki pemenang mutlak. Pemenangnya adalah yang paling sesuai dengan realitas kehidupan Anda sehari-hari.

Jika Anda tipe perfeksionis yang menyukai kebersihan mutlak dan ingin rumah terlihat megah, glossy adalah jodoh Anda. Jika Anda memiliki anak kecil yang aktif, hewan peliharaan, atau menyukai suasana rumah yang santai dan hangat, matte adalah sahabat terbaik.

Yang terpenting, pastikan material yang Anda pilih apapun finishingnya, memiliki kualitas lapisan permukaan yang prima. Lapisan glossy harus tahan gores, dan lapisan matte harus mudah dibersihkan.

Di sinilah Kobin Tiles menunjukkan keunggulannya. Dengan teknologi produksi terkini, Kobin Tiles menghadirkan koleksi lengkap mulai dari High Gloss dengan kilau kaca yang jernih, hingga Matte dan Satin dengan tekstur halus yang elegan.

Setiap varian permukaan dari Kobin Tiles dirancang tidak hanya untuk memanjakan mata, tetapi juga tahan terhadap tantangan pemakaian sehari-hari, keperluan renovasi rumah dan sebagainya. Memberikan Anda kebebasan untuk berekspresi tanpa rasa khawatir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *